AYU TING TING JADI STIKER WECHAT

Red. by Berliani (Internet)   

      Penyanyi dangdut Ayu Ting Ting terpilih sebagai artis pertama Indonesia yang wajahnya diabadikan sebagai sticker untuk layanan percakapan WeChat. Para pengguna sudah bisa mengunduhnya secara gratis.

     Sticker yang biasa dipakai sebagai pengungkap ekspresi dalam percakapan tersebut menampilkan Ayu dengan berbagai raut muka serta lontaran yang biasa ditemui di remaja kebanyakan. Beberapa contoh misalnya: "Cape deeeh," "Masalah buat loe," atau "Hahahaha ya keleeus" berupa awan dialog dengan animasi muka Ayu dengan badan yang dibuat ilustrasi.


Peluncuran sticker ini dilakukan di Jakarta, Kamis (22/5), dan dihadiri oleh Direktur Pengembangan Bisnis Tencent, Benny Ho, serta Bagus Binatoro, Direktur PT MNC Tencent. Sticker Ayu Ting Ting bakal menjadi awalan bagi WeChat untuk menyediakan konten lokal bagi para penggunanya.

Pemilihan Ayu bukan tanpa alasan, diutarakan oleh Benny. "Dia sangat ekspresif, itu penting dalam pembuatan sticker yang nantinya dipakai pengguna untuk mengutarakan pesannya," ujarnya.

WeChat dengan pengguna global sebanyak 395 juta jiwa memulai layanannya sejak 2011, bukan saja layanan percakapan tapi Benny lebih memilih istilah komunikasi karena melibatkan berbagai medium. Tujuannya, pengguna bisa lebih leluasa dalam menyampaikan pesan mereka, baik dengan tulisan, suara, bahkan sticker.

Hingga kini, belum diketahui wajah artis lain yang bakal dipakai untuk sticker. Benny sendiri memastikan bahwa pihaknya tidak akan serampangan membuat sebanyak mungkin. Artis dengan wajah cantik akan sulit dibuat sticker bila dia sulit menunjukkan ekspresi.

"Kami tidak ingin sekadar membuat sticker sebanyak mungkin, yang penting sticker kami bisa dipakai pengguna secara tepat dalam berkomunikasi," ujar Benny.

Bagus mengatakan, tidak ada pembagian royalti dalam sticker tersebut karena mereka membeli putus dari studio pengembangnya. Namun, dia berharap di masa mendatang bakal bermunculan sticker-sticker dari pembuat dalam negeri.

"Yang penting harus irit memory perangkat ponsel, beranimasi, dan desainnya unik. Unik ini juga berarti hanya bisa ditemui di WeChat," kata Bagus.

Layanan penyimpanan

Dalam kesempatan yang sama juga diluncurkan fitur penyimpanan di awan untuk file-file yang dipertukarkan oleh para pengguna WeChat. Tencent selaku pemilik layanan tersebut sejak minggu lalu sudah memberikan jatah 1 gigabyte untuk setiap pengguna.

Dengan fitur ini, pengguna yang menerima file multimedia dari lawan bicara bisa memilih untuk menyimpannya di server milik Tencent. Dengan demikian, penyimpanan ponsel mereka tidak akan sesak oleh file serupa.

Benny mengatakan, fasilitas ini cocok bagi pengguna gawai dengan spesifikasi menengah yang kerap bermasalah dengan kapasitas penyimpanan di perangkat mereka. Namun, pengguna tidak bisa memperlakukan layanan tersebut seperti layanan penyimpanan di awan seperti Dropbox, OneDrive, atau Google Drive.

Dia memastikan bahwa Tencent akan terus mengevaluasi keputusan tersebut, bila kapasitas penyimpanan itu dimanfaatkan secara maksimal oleh sebagian besar pengguna, opsi untuk menambah kapasitas bisa dipertimbangkan. Tentunya bisa berbayar maupun tetap gratis.



Share :
ITALIC Solution
IT - Consultant

© ITALIC Solution - Development Team
Jakarta - Indonesia